Menu

Mode Gelap
Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027 Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik RTRW Purwakarta Sedot APBD Rp3,3 Miliar, Konsultan Dimonopoli Satu Perusahaan

NASIONAL

Unit Reskrim Polsek Medan Timur Ringkus Pelaku Penembakan

badge-check


					Unit Reskrim Polsek Medan Timur Ringkus Pelaku Penembakan Perbesar

Medan,infoindependen.com – Tim Unit Reskrim Polsek Medan Timur meringkus Zul Aldrin Siregar (52) warga Jalan Ampera III Kelurahan Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur, yang menembak temannya sendiri menggunakan senjata Air Soft Gun pada Sabtu (18/09/21)

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin Sik MH, didampingi Kanit Reskrim Iptu Japri Simamora SH MH, mengatakan, sebelum kejadian korban atas nama Ahmad Tarmizi (35) warga Jalan Bilal Ujung Medan Timur itu mendatangi pelaku di Jalan Karantina Medan Timur.

“Korban datang untuk meminta sepeda motornya yang telah digadai pelaku,” kata Arifin, Rabu (22/9).

Namun lanjut Arifin, pelaku langsung menembak kedua paha korban menggunakan senjata Air Soft Gun yang dipegangnya. “Satu kali ke arah atas dan dua kali ke paha kanan dan kiri korban. Akibatnya korban mengalami luka lecet,” ujarnya.

Usai menembak, Zul Aldrin langsung melarikan diri ke arah rel Jalan Gaharu Medan. Sedangkan korban, membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur. “Kita bergerak cepat mengejar pelaku usai menerima laporan korban. Saat pengejaran kita mendapat informasi bahwa pelaku sedang sembunyi di daerah pinggiran rel. Kemudian kita mengejar dan berhasil menangkapnya,” ucap Arifin.

Dari tangan pelaku, petugas menemukan barang bukti satu pucuk senjata air sofgun dan dua butir pelurunya. “Saat ini masih kita kembangkan,” ucap Arifin.

Sementara itu, tersangka mengaku nekat menembak korban karena banyak terlilit utang. “Saya stres lantaran banyak utang. Tiba-tiba korban datang minta motornya,” kata Zul.

Zul mengaku senjata itu dibelinya pada seorang nelayan di Belawan. “Sudah lama saya beli dengan harga Rp,600 ribu tanpa surat,” jelasnya.(Rusydi.A)

Baca Lainnya

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Kasum TNI Buka Rakor Komlek TNI 2026, Perkuat Sinergi dan Modernisasi Sistem Komunikasi Militer

13 Maret 2026 - 02:01 WIB

Trending di NASIONAL