Menu

Mode Gelap
Kejagung Tegaskan Isu Keterlibatan Kajari Purwakarta dalam Kasus Trio BGN: Hoaks Dihadiri Menteri dan Tokoh Nasional, Madrasah Aliyah Insan Cendekia Nusantara Diresmikan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek

NASIONAL

Kejaksaan Tinggi Riau Laksanakan Tausiyah Qobliyah Dzuhur

badge-check


					Kejaksaan Tinggi Riau Laksanakan Tausiyah Qobliyah Dzuhur Perbesar

Riau, Infoindependen.com – Bertempat di Masjid Al-Mizan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, telah dilaksanakan Tausiyah Qobliyah Dzuhur di Kejaksaan Tinggi Riau yang disampaikan oleh Ust. Chairul Ichwan, S. PDI yang diikuti oleh pegawai di lingkungan Kejaksaan Tinggi Riau, Rabu (15/11/2023) sekira pukul 12.30 WIB – selesai.

Dalam penyampaiannya Ust. Chairul Ichwan, S. PDI menyampaikan Muhammad bin Katsir berkata telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Ibnu Abu Khalid dari Qais bin Abu Hazim dari Abu Al Mas’ud Al Anshari berkata seorang sahabat bertanya : ‘Wahai Rasulullah aku hampir tidak sanggup shalat yang dipimpin seseorang dengan bacaannya yang panjang.’ Maka aku belum pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi peringatan dengan lebih marah dari yang disampaikannya hari itu seraya bersabda: ‘Wahai manusia kalian membuat orang lari menjauh. Maka barangsiapa shalat mengimami orang-orang ringankanlah. Karena diantara mereka ada orang sakit orang lemah dan orang yang punya keperluan.

Selanjutnya Ust. Chairul Ichwan, S. PDI menyampaikan Sifat Rasul kita adalah pengasih dan penyayang, sifat Rasul kita adalah orang yang lembut luar biasa. Rasul kita memiliki sifat yang paling sempurna dalam kelemahlembutan. Namun sayang, sering sekali kaum muslimin hanya mengira Rasulullah itu orangnya lembut. Dan kita mengira bahwa lembutnya Rasul itu untuk seluruh pola hidup kehidupan beliau dalam memimpin umat. Ternyata tidak. Rasulullah juga memiliki sifat marah didalam berdakwah. Dan tidak sedikit hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disampaikan kepada kita oleh para sahabat berbicara tentang marahnya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ini menunjukkan bahwasanya Rasul tidak selamanya lemah lembut. Namun beliau juga memiliki sifat marah.

Diakhir Ust. Chairul Ichwan, S. PDI menyampaikan Dizaman kita sekarang, sudah mulai ditanamkan ke dalam fikiran kita bahwa guru yang terbaik adalah guru yang tak pernah emosi. Guru yang paling harus diberikan penghargaan adalah guru yang tak pernah marah. Walau kepalanya sudah dijitak oleh murid-muridnya, guru itu tidak boleh marah. Tentu ini salah besar. Murid yang sudah kurang ajar, pantas dimarahi. Namun guru ketika memarahinya juga harus berakhlak mulia agar si murid tahu dia sudah kelewat batas. Kalau Antum mencari sekolah dimana anaknya tidak boleh dimarahi di sekolah itu, selamat! Anak antum tidak akan memiliki akhlak mulia. Dan anak Antum tidak akan memiliki kedisiplinan.

 

 

Sumber: (Dan)

Baca Lainnya

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Trending di NASIONAL