Menu

Mode Gelap
Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Bara, Warga Keluhkan Jalan Berdebu Dan Dinding Rumah Retak Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027 Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik RTRW Purwakarta Sedot APBD Rp3,3 Miliar, Konsultan Dimonopoli Satu Perusahaan

NASIONAL

Antisipasi KKB, Polri Pertebal Pengamanan Di Distrik Kiwirok

badge-check


					Ket foto : DivHumPol Perbesar

Ket foto : DivHumPol

Jakarta, Infoindependen.com – Polisi akan mempertebal pasukan pengamanan untuk berjaga di sekitar kawasan Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua pasca rentetan kontak senjata yang terjadi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam beberapa waktu terakhir.

“Rencana memang akan kami laksanakan penebalan untuk memperkuat pasukan yang ada,” kata Kepala Operasi Nemangkawi, Brigjen Ramdani Hidayat, Senin (27/9/2021).

Diketahui, dalam sebulan terakhir terjadi lebih dari tiga kali kontak senjata di wilayah tersebut. Anggota Brimob, Anumerta Bharatu Muhammad Kurniadi Sutio dan Prajurit TNI Yonif 403/WP, Pratu Ida Bagus Putu gugur dalam kontak tembak yang terjadi secara terpisah.

Selain itu, KKB juga marak melakukan penyerangan dan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas pelayanan publik di Pegunungan Bintang.

Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) hilang dan diduga sempat disandera oleh kelompok separatis tersebut. Salah satunya, Gabriella Meilan ditemukan meninggal dunia.

“(Penebalan kekuatan) Di Kiwirok dan Distrik-distrik tertentu. Kalau jumlah (pasukan) kan teknis, tergantung kerawanannya,” jelasnya.

Ramdani menyebutkan bahwa penebalan kekuatan itu dilakukan untuk membuat daerah di kawasan Pegunungan itu menjadi lebih kondusif.

“Kami lakukan langkah-langkah agar situasi menjadi kondusif dan masyarakat bisa melaksanakan aktivitas kembali,” tandasnya.

Sebagai informasi, sejumlah warga Kiwirok dievakuasi pasca pembakaran yang dilakukan KKB pada Senin (13/9) lalu. TPNPB-OPM sebagai organisasi induk separatis bersenjata menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan itu. (Red)

 

Baca Lainnya

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Monas

13 Maret 2026 - 19:12 WIB

Kasum TNI Buka Rakor Komlek TNI 2026, Perkuat Sinergi dan Modernisasi Sistem Komunikasi Militer

13 Maret 2026 - 02:01 WIB

Trending di NASIONAL