Menu

Mode Gelap
Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan, Polsek Campaka Bersama Warga dan Damkar Padamkan Api Laporan Kesatuan dan Penandatanganan Memori Serah Terima Jabatan Kapolres Purwakarta Berlangsung Khidmat Kapolres Purwakarta Hadirkan Videotron Digital sebagai Wajah Baru Pelayanan Informasi Polri Gelar Sidang Paripurna Hari Jadi, DPRD Purwakarta Tekankan Pentingnya Identitas Budaya PETI Masih Beroperasi Didesa Sungai Paku, Singingi Hilir, Diduga Kuat Ada Bekingan Diduga Kebal Hukum, Gudang Penampungan CPO Tanpa Izin Di Desa Petani, Mandau Bebas Beroprasi

NASIONAL

Banjir Lahar Dingin Kembali Terjadi di Kabupaten Agam, Athari Sampaikan Dukanya Yang Mendalam

badge-check


					Banjir Lahar Dingin Kembali Terjadi di Kabupaten Agam, Athari Sampaikan Dukanya Yang Mendalam Perbesar

Anggota Komisi V DPR RI Athari Gauthi Ardi menyampaikan duka mendalam terhadap korban bencana yang terjadi di Sumatera Barat, ia berharap kondisi daerah tersebut bisa segera pulih.

Infoindependen.com, Sumbar | “Innallilahi Wa’innaillaihi Raji’un, turut berdukacita atas sanak saudara kita di sekitar Gunung Marapi, semoga almarhum dan almarhumah ditempatkan ditempat yang mulia di sisi Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan,” ujar Athari saat dihubungi awak media, Minggu (12/05/2024).

“Saya harap BPBD Sumbar beserta tim gabungan bisa segera gerak cepat untuk memulihkan kondisi warga di lokasi bencana,” sambungnya.

Disamping itu sebagai anggota Komisi V DPR RI Athari juga menyoroti jalan amblas di Kawasan Lembah Anai yang mengakibatkan akses Padang dan Bukittinggi lumpuh total.

“Saya sudah lihat kondisinya gimana, ini cukup luar biasa dampaknya. Untuk sementara dari perhubungan dan kepolisian segera menyiapkan jalur alternatif dan saya juga harap Kementerian PUPR bisa segera menyiapkan solusi karena ini merupakan akses vital bagi Sumbar,” pungkasnya.

athariHal itu disampaikan Athari merespon Banjir Lahar Dingin yang kembali melanda daerah sekitar Gunung Marapi, setidaknya tiga kabupaten kota terdampak yaitu Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang yang sampai saat ini lebih kurang 14 orang warga dilaporkan meninggal dunia

Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham, di Padang, Minggu menyebutkan data sementara warga yang meninggal ada 14 orang masing-masing delapan orang di Kabupaten Agam, satu orang di Tanah Datar dan lima orang di Padang Panjang. “Data pasti belum bisa kita rinci karena masih dalam pendataan petugas di daerah,” katanya.

Ia menyebut selain korban meninggal dunia, sejumlah korban juga dilaporkan masih hilang dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan pada tiga daerah terdampak. (***)

Baca Lainnya

Jampidsus Akui Kepemilikan Rumah Mewah di Sentul, Emas dan Uang Bukan Miliknya

10 Juli 2026 - 18:19 WIB

PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik

3 Mei 2026 - 14:49 WIB

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Malaysia

26 April 2026 - 11:52 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

22 April 2026 - 22:20 WIB

Bekali Calon Danyon dan Danki, Kasad: Selesaikan Tugas dengan Kinerja Terbaik

17 April 2026 - 00:07 WIB

Trending di NASIONAL