Menu

Mode Gelap
Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Periksa Petinggi Golkar Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek PT Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba 111%, di Tengah Pemulihan Industri Semen Domestik Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Seremonial Tanpa Makna?

DAERAH

Mitra SPPG 5 Ciseureuh Kecam Pernyataan Mantan Ahli Gizi

badge-check


					Mitra SPPG 5 Ciseureuh Kecam Pernyataan Mantan Ahli Gizi Perbesar

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 5 Ciseureuh Kabupaten Purwakarta, Ray Fauzan, membantah pernyataan Farah Huriyyah Permata Arafah, mantan ahli gizi SPPG 5 Ciseureuh yang dimuat di beberapa media online. Ia mengatakan, pernyataan Farah tersebut tidak mendasar.

Purwakarta, Infoindependen.com – “Pernyataannya tidak mendasar, karena tidak sesuai fakta yang ada. Tidak ada laporan yang kami terima terkait nasi basi, perihal air yang katanya kotor,. Boleh di cek, air yang digunakan bersih tidak seperti apa yang disampaikannya,” kata Ray, pada Senin (1/12/2025).

Ray juga menjelaskan perihal pengunduran diri Farah sebagai Ahli Gizi SPPG 5 Ciseureuh.

“Dia mengirim surat pengunduran dirinya hanya kepada saya dan itupun melalui pesan singkat WhatsApp,” ungkapnya.

Sementara itu, Ir. Pepta Triansyah, MM., MBA., selaku Mitra SPPG 5 Ciseureuh/Queena mengaku kecewa dengan pernyataan Farah. Dia mengatakan, bahwa apa yang disampaikan Farah bisa berakibat fatal seperti pencemaran nama baik.

“Ini masuk kategori pencernaan nama baik, kalau tidak terbukti bisa masuk delik pidana,” ujarnya.

Pepta juga menyinggung surat pengunduran diri Farah yang hanya dikirimkan kepada Ray.

“Surat pengunduran dirinya aja dikirim lewat WA, seharusnya kan berbentuk fisik seperti halnya pada saat dia ngelamar kerja disini, dan perlu diketahui, Farah itu bisa kerja disini atas rekom saya,” cetusnya.

Sama halnya dengan Pepta, pernyataan Farah yang dimuat media online memunculkan kekecewaan Selamat Nugraha selaku Chef di SPPG 5 Ciseureuh. Dengan tegasnya ia menyampaikan, tidak ada makanan yang basi.

“Selama saya disini tidak ada makanan yang basi, baik itu nasi, lauk maupun lainnya. Perlu diketahui, disini kita menggunakan bahan yang layak konsumsi, bahkan air untuk membersihkan bahan-bahan makanan serta tempat wadah makan menggunakan air Vit 30 galon perhari,” tutur Chef Slem begitu biasa dia disapa.

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan oleh Farah sudah sangat tendensius.

“Saya memiliki sertifikat, bahkan saya sudah menjalani profesi saya di berbagi negara, jadi saya paham mana yang layak dikonsumsi dan mana yang tidak,” tutupnya. (Jgs)

Baca Lainnya

Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, Polres Purwakarta Gelar Pemotongan Hewan Kurban

27 Mei 2026 - 12:54 WIB

Begini Imbauan Kapolres Purwakarta untuk Masyarakat dan Bobotoh Persib

22 Mei 2026 - 15:32 WIB

Kapolres Purwakarta Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Tiga Kapolsek

12 Mei 2026 - 14:02 WIB

Capaian Investasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan

30 April 2026 - 17:00 WIB

Respon Aduan Warga, Pamapta Polres Purwakarta Turun Langsung ke Lapangan

28 April 2026 - 14:28 WIB

Trending di DAERAH