Menu

Mode Gelap
Kapolres Purwakarta Hadirkan Videotron Digital sebagai Wajah Baru Pelayanan Informasi Polri Gelar Sidang Paripurna Hari Jadi, DPRD Purwakarta Tekankan Pentingnya Identitas Budaya PETI Masih Beroperasi Didesa Sungai Paku, Singingi Hilir, Diduga Kuat Ada Bekingan Diduga Kebal Hukum, Gudang Penampungan CPO Tanpa Izin Di Desa Petani, Mandau Bebas Beroprasi Keselamatan Pengguna Jalan Diabaikan, LPPI Desak Instansi Terkait Hentikan Proyek SPAM Jampidsus Akui Kepemilikan Rumah Mewah di Sentul, Emas dan Uang Bukan Miliknya

NASIONAL

Banjir Hampir Dua Meter di Jaktim, Ratusan Warga Dievakuasi

badge-check


					Banjir Hampir Dua Meter di Jaktim, Ratusan Warga Dievakuasi Perbesar

Sejumlah personel dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menjalankan patroli siaga banjir dengan membantu mengevakuasi warga terdampak banjir di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Jakarta, Infoindependen.com – Diketahui, Kali Ciliwung meluap dengan membawa kiriman air dari wilayah hulu Bogor sehingga berdampak banjir dengan ketinggian nyaris dua meter di kawasan RT 11, RT 12, dan RT 13 RW 04, Kebon Pala pada Minggu (6/7/2025).

Dalam keterngannya Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yully Kurniawan, mengatakan bahwa pengerahan personel dilakukan tidak hanya untuk memantau situasi melainkan membantu proses evakuasi serta memastikan keselamatan warga terdampak.

Total ada 10 personel dikerahkan dengan dukungan sarana dan prasarana evakuasi berupa 1 unit perahu kano, 1 truk SAR, 1 unit ring buoy, 10 life vest, dan kendaraan operasional, kata Yully.

Yully menambahkan, fokus utama adalah keselamatan jiwa dan pencegahan resiko lebih jauh. Petugas terus berjibaku untuk mengevakuasi warga lebih kurang 254 terdampak banjir.

Pengungsi ada 254 jiwa diantaranya di SDN Kampung Melayu terdapat pengungsi 33 KK di antaranya, 59 dewasa, 18 lansia, 35 anak-anak, 13 balita. Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 8 Terdapat 41 KK di antaranya, 73 dewasa, 12 lansia, 31 anak-anak, 13 balita, jelasnya.

Namun, lanjutnya, masih ada beberapa warga yang memilih untuk bertahan di lokasi. Ada juga yang memutuskan untuk mengungsi ke saudara-saudaranya.

Personel Samapta yang siaga di lokasi terus melakukan patroli menyusuri area rawan banjir serta membantu proses evakuasi warga, khususnya lansia, balita, dan anak-anak, ujarnya.

Diakhir, Yully menghimbau agar warga tetap waspada hujan susulan dengan potensi banjir kiriman. Ia menekankan untuk segera mengevakuasi jika air terus naik, memadamkan listrik jika rumah tergenang, serta mematuhi petugas di lapangan. (Red)

Baca Lainnya

Jampidsus Akui Kepemilikan Rumah Mewah di Sentul, Emas dan Uang Bukan Miliknya

10 Juli 2026 - 18:19 WIB

Misteri Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap

8 Juli 2026 - 22:25 WIB

PETI Menjamur di Desa Sungai Paku, Singingi Hilir, Diduga Kebal Hukum

8 Juli 2026 - 22:01 WIB

Perusahaan Asing di Tarakan Diduga Dibekingi Oknum, Kuasai Tanah Masyarakat

2 Juli 2026 - 17:00 WIB

Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Uji Nyali Polri Ungkap Benang Merah

28 Juni 2026 - 19:42 WIB

Trending di HUKRIM